Sabtu, 25 Januari 2014

11 Karakteristik Konselor

Ada 11 karekteristik konselor :
1. Pengetahuan Mengenai Diri Sendiri (Self-knowledge) Disini berarti bahwa konselor memahami dirinya dengan baik, dia memahami secara nyata apa yang dia lakukan, mengapa dia melakukan itu, dan masalah apa yang harus dia selesaikan. Pemahaman ini sangat penting bagi konselor, karena beberapa alasan sebagai berikut: • Konselor yang memiliki persepsi yang akurat akan dirinya maka dia juga akan memiliki persepsi yang kuat terhadap orang lain. • Konselor yang terampil memahami dirinya maka ia juga akan memahami orang lain.
2. Kompetensi (Competence) Kompetensi dalam karakteristik ini memiliki makna sebagai kualitas fisik, intelektual, emosional, sosial, dan moral yang harus dimiliki konselor untuk membantu klien. kompetensi sangatlah penting, sebab klien yang dikonseling akan belajar dan mengembangkan kompetensi-kompetensi yang diperlukan untuk mencapai kehidupan yang efektif dan bahagia. Adapun kompetensi dasar yang seyogianya dimiliki oleh seorang konselor, antara lain : • Penguasaan wawasan dan landasan pendidikan • Penguasaan konsep bimbingan dan konseling • Penguasaan kemampuan assesmen • Penguasaan kemampuan mengembangkan program bimbingan dan konseling • Penguasaan kemampuan melaksanakan berbagai strategi layanan bimbingan dan konseling • Penguasaan kemampuan mengembangkan proses kelompok • Penguasaan kesadaran etik profesional dan pengembangan profesi • Penguasaan pemahaman konteks budaya, agama dan setting kebutuhan khusus
 3. Kesehatan Psikologis yang Baik Seorang konselor dituntut untuk dapat menjadi model dari suatu kondisi kesehatan psikologis yang baik bagi kliennya, yang mana hal ini memiliki pengertian akan ketentuan dari konselor dimana konselor harus lebih sehat kondisi psikisnya daripada klien. Kesehatan psikologis konselor yang baik sangat penting dan berguna bagi hubungan konseling. Karena apabila konselor kurang sahat psikisnya, maka ia akan teracuni oleh kebutuhan-kebutuhan sendiri, persepsi yang subjektif, nilai-nilai keliru, dan kebingungan.
 4. Dapat Dipercaya (trustworthnyangess) Konselor yang dipercaya dalam menjalankan tugasnya memiliki kecenderungan memiliki dan perilaku sebagai berikut: • Memiliki pribadi yang konsisten • Dapat dipercaya oleh orang lain, baik ucapannya maupun perbuatannya. • Tidak pernah membuat orang lain kesal atau kecewa. • Bertanggung jawab, mampu merespon orang lain secara utuh, tidak ingkar janji dan mau membantu secara penuh.
 5. Kejujuran (honest) Yang dimaksud dengan kejujuran disini memiliki pengertian bahwa seorang konselor itu diharuskan memiliki sifat yang terbuka, autentik, dan sejati dalam pemberian layanannya kepada konseli. Jujur disini dalam pengertian memiliki kongruensi atau kesesuaian dalam kualitas diri actual (real-self) dengan penilaian orang lain terhadap dirinya (public self). Sikap jujur ini penting dikarenakan: • Sikap keterbukaan konselor dan klien memungkinkan hubungan psikologis yang dekat satu sama lain dalam kegiatan konseling. • Kejujuran memungkinkan konselor dapat memberikan umpan balik secara objektif terhadap klien.
 6. Kekuatan atau Daya (strength) Kekuatan atau kemampuan konselor sangat penting dalam konseling, sebab dengan hal itu klien merasa aman. Klien memandang seorang konselor sebagai orang yang tabah dalam menghadapi masalah, dapat mendorong klien dalam mengatasi masalahnya, dan dapat menanggulangi kebutuhan dan masalah pribadi. Konselor yang memilki kekuatan cenderung menampilkan kualitas sikap dan prilaku berikut: • Dapat membuat batas waktu yang pantas dalam konseling • Bersifat fleksibel • Memiliki identitas diri yang jelas
 7. Kehangatan (Warmth) Yang dimaksud dengan bersikap hangat itu adalah ramah, penuh perhatian, dan memberikan kasih sayang. Klien yang datang meminta bantuan konselor, pada umumnya yang kurang memiliki kehangatan dalam hidupnya, sehingga ia kehilangan kemampuan untuk bersikap ramah, memberikan perhatian, dan kasih sayang. Melalui konseling klien ingin mendapatkan rasa hangat tersebut dan melakukan Sharing dengan konseling. Bila hal itu diperoleh maka klien dapat mengalami perasaan yang nyaman.
 8. Pendengar yang Aktif (Active responsiveness) Konselor secara dinamis telibat dengan seluruh proses konseling. Konselor yang memiliki kualitas ini akan: (a) mampu berhubungan dengan orang-orang yang bukan dari kalangannya sendiri saja, dan mampu berbagi ide-ide, perasaan, (b) membantu klien dalam konseling dengan cara-cara yang bersifat membantu, (c) memperlakukan klien dengan cara-cara yang dapat menimbulkan respon yang bermakna, (d) berkeinginan untuk berbagi tanggung jawab secara seimbang dengan klien dalam konseling.
 9. Kesabaran Melalui kesabaran konselor dalam proses konseling dapat membantu klien untuk mengembangkan dirinya secara alami. Sikap sabar konselor menunjukan lebih memperhatikan diri klien daripada hasilnya. Konselor yang sabar cenderung menampilkan sikap dan prilaku yang tidak tergesa-gesa. 
10. Kepekaan (Sensitivity) Kepekaan mempunyai makna bahwa konselor sadar akan kehalusan dinamika yang timbul dalam diri klien dan konselor sendiri. Kepekaan diri konselor sangat penting dalam konseling karena hal ini akan memberikan rasa aman bagi klien dan klien akan lebih percaya diri apabila berkonsultasi dengan konselor yang memiliki kepekaan.
 11. Kesadaran Holistik (menyeluruh) Pendekatan holistik dalam bidang konseling berarti bahwa konselor memahami secara utuh dan tidak mendekatinya secara serpihan. Namun begitu bukan berarti bahwa konselor seorang yang ahli dalam berbagai hal, disini menunjukan bahwa konselor perlu memahami adanya berbagai dimensi yang menimbulkan masalah klien, dan memahami bagaimana dimensi yang satu memberi pengaruh terhadap dimensi yang lainnya. Dimensi-dimensi itu meliputi aspek, fisik, intelektual, emosi, sosial, seksual, dan moral-spiritual. Konselor yang memiliki kesadaran holistik cenderung menampilkan karakteristik sebagai berikut: • Menyadari secara akurat tentang dimensi-dimensi kepribadian yang kompleks. • Menemukan cara memberikan konsultasi yang tepat dan mempertimbangkan perlunya referal. • Akrab dan terbuka terhadap berbagai teori.
sumber: Syamsu, Yusuf, Juntika. 2005. Landasan Bimbingan dan Konseling. Bandung: Rosda.

Kostan

Haii haii,,,, postingan kali ini aku pengen aja cerita tentang Kostan ku. Saat ini aku ngekost sendirian, sungguh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,, yah banyak pertimbangan dan kematapan serta tekat yang bulat sampe berani kost sendirian.. :D
oke gak perlu panjang lebar yokkk ini liputan nya (yaelahh) :D


ini penampakan sebagian kostn aku

okeh temen-temen, kostn aku itu berada di sebuah kompleks perumahan, nah kebetulan aku tinggal di kos bedeng tepatnya no 6A. Nah isi ruangan nya terdiri dari teras depan, ruang tamu, toilet alias kamar mandi, kamar tidur, ruang santai (ruang nonton/keluarga) dapur dan teras belakang . yahh bisa dibilang lumayan lah apalagi aku sendirian :D 



nah ini sudut kamar biru, yaa aku pecinta biru, jadi aku suka banget kalo kamar nya biru, jadi bisa buat nyaman gitu... nah itu pun Kakak tersayang yang tukang ngecat, katanya biar makin nyaman klo yang ngecat nya dia (alasan hemat buat bayar tukang).. hohohoho... 
Gak cewek banget kan, biasanya ada boneka-boneka gitu kalo cewek.. ya Alhamdulillah aku  gakterlalu suka boneka, jadi cuma ada satu boneka tua yang slalu setia menemani sejak 2008 lalu,, ehemmm boneka dari Kak Opan tuhh :

Oke lanjut review sudut lainnya kamar aku..
 

hmm,, itu pojok kiri kamar.. tepat nya diujung kaki, ntah knpa tu lemari aku pindahin kesana, kemaren2 sih gak disitu, cuma dengan banyak pertimbangan akhirnya aku pindahin deh kesono.. hmmm itu sih lemari dari sebagian pakean dan pernak pernik yang gak karuan, ada satu lagi lemari yg lebih gede tapi lupa foto nya, soalnya tempatnya beda,, hehheh. tuh kegantung ada belt2 sama kalung2 ala wanita gitu :D trus kipas yang gak kepake lg (hahhahaa), dan seperangkat harta anak kostn, yaitu printer dan laptop :D wahh jadi sensus nihh... lanjut yakk


kalo yang diatas ini nih, foto ruang tengah, tempat nonto dan kadang nyantai ngabisin waktu (cielahh)..  tuh setumpuk buku-buku yang berantakan,, hihihi maap yaakk... trus sama barang elektronik yang gak begitu penting buat dikostn, aya speaker, printer tua, dvd, dll. sstttttt dindingnya masih putih soalnya msh bingung mau diwarnaian apa :D lanjut lagi yaa...


Nahhhh kalo ini penampakan dapur kostn aku... sederhana banget yahh :D secara anak kostn gak punya peralatan yang lengkap, untung punya barang-barang itu, emskipun jarang dipake.. hahahah... soalnya aku karna sendirian jadi lebih sering beli makan nya, ditambah lagi kostn nya deket tempat-tempat makan,, wahhhh buat boros sih,, jangan ditiru yahh :D
itu yang kefoto cuma atas sama rak doang, kompor dan yang dbawah gak efoto,, hehhe..
nih pas mau foto rapih, eh ada raja nya negara api alias Kak Opan menyerang dapur, dan begini lah hasilnya sampe kopi nya ikutan kefoto.. hehhehe

hummmmmbbb kaya nya cukup yahhh, ini cuma postingan kurang kerjaan.. bosen sama revisi yaa gini hasilnya, rada eror gitu,, maklum yaa...
Nah ini lah kostn aku yang emang bener-bener apa adanya,, wkwkkw,, udah dlu yaa,,, kita akan sambung dengan topik lainnya :D byebyee

WISUDA 2014

hmm.. kali ini aku bener-bener bingung pemirsah. Bingung karena terlalu banyak yang mau aku tulis. hmm tapi kayanya satu-satu deh, aku mulai aja tentang skripsi..

Yapss teman-teman sekalian,,, akhirnya aku sekarang masuk kategori MAHASISWA TINGKAT AKHIR hahahhaa (mulai lebay..)... aku sudah berada di semset delapan alias gerbang peperangan menuju kehidupan nyata.

Yah secara saat ini sudah bener-bener sahabatan sama yang namanya SKRIPSI, aku sih lebih senang nyebutnya dengan sebutan SKRIPSWID alias Kitab Biru. Saat ini emang di semster delapan, tapi Alhamdulillah tahap awal skripswid saya yaitu judul, proposal dan seminar proposal dapat saya lalui dengan lancar di semester tujuh, di 20 Desember 2013 lalu atau satu bulan yang lalu tepatnya... yah Berkat doa mama papa dan temen-temen semua tahap pertama saya lauui dengan proses yang cukup singkat. Saya memulai sejak akhir November dan disetujui seminar di 12 Desember, dan diseminarkan tanggal 20 Desember 2013.. yah saat ini saya sedang lengket-lengketny sama laptop, dan "revisi", rencana nya nih awal februari bisa mulai peneitian dan berharap akhir februari diseminarkan dan maret awal bisa mengikuti sidang akhir,, aminn,, yah semoga ya,,

Meskipun baru mimpi yang masih dalam proses perjuangan, setidaknya aku berharap banget bisa bergelar sarjana sebelum pertengahan tahun 2014, yah bulan maret atau wisuda UNSRI ke 112 aku jadi bagian nya dan wisuda dengan selempang yang bertuliskan "DENGAN PUJIAN" :D AMIN YA RABBALALLAMIN
Doakan yahh,, nah untuk kegiatan penelitian dan penulisan bab IV dan V, nanti bakalan aku posting yah,, tunggu udah sah bergelar sarjana tapi yahh,, hehhheee....




Sabtu, 18 Januari 2014

SATUAN PENDUKUNG LAYANAN BK

SATUAN KEGIATAN PENDUKUNG
APLIKASI INSTRUMENTASI

Tugas Perkembangan
Mencapai kematangan gambaran dan sikap tentang kehidupan mandiri secara emosional, social, intelektual dan ekonomi.

Sekolah                       : SMA Negeri 1 Indralaya Utara
Kelas/semester            : X.1 / Ganjil 2013/2014
Tanggal                       : 18 November 2013

A. Topik Permasalahan                       : Pelaksanaan Aum Umum
B. Bidang Bimbingan                         : Pribadi
C. Jenis Kegiatan                                : Aplikasi instrumentasi
D. Fungsi Kegiatan                             : Pemahaman
E. Tujuan kegiatan                              : Untuk mengungkap masalah belajar siswa
F. Sasaran Kegiatan                            : Siswa kelas X.1
G. Uraian tentang instrument             :
1.      Nama Instrumen                     : Aum Umum
2.      Jenis Instrumen                      : Non tes
3.      Penyusunan Instrumen            : Perencana kegiatan
4.      Pokok-pokok isi instrumen     :
a)      Prasyarat penguasaan materi pelajaran
b)      Keterampilan belajar
c)      Sarana belajar
d)     Diri pribadi
e)      Lingkungan belajar dan sosio-emosional
5.      Pola pengerjaan soal                : Tulisan
6.      Pola pengadministrasian         : Individual/kelompok
H. Tempat Penyelenggaraan               : Ruang kelas VIII F
I. Waktu                                              :  10.25 WIB/ 15 Oktober 2011
J. Penyelenggara                                 : Devita Sary
K. Konsultan                                       :
L. Pengolahan dan Intrepetasi :
1.      Pengolah                                  : Devita Sary
2.      Pengintepretasi                        : Devita Sary
M. Penggunaan hasil :
1.      Di gunakan terhadap siapa                  : Siswa
2.      Di gunakan dalam layanan BK apa    : Keseluruhan layanan BK
3.      Siapa menggunakan                            : Guru Pembimbing
4.      Kapan di gunakan                               :
5.      Di mana di gunakan                            : Sekolah
N. Rencana penilaian dan tindak lanjut          :  -

O. Keterkaitan layanan ini dengan Layanan/ kegiatan pendukung lain : Konseling individual

P. Catatan khusus                                           :

Mengetahui,                                                                Indralaya,    November 2013
Guru Pamong                                                             Pelaksana Layanan/ Kegiatan pendukung                                                                                         
                                                                                                                       

Zzzzzzzzzzzzzzzzz                                                      Devita Sary

Jumat, 17 Januari 2014

PENYESUAIAN DIRI

Penyesuaian diri dapat didefinisikan sebagai interaksi Anda yang kontinu dengan diri Anda sendiri, dengan orang lain, dan dengan dunia Anda (Calhoun dan Acocella dalam Sobur, 2003:526). Penyesuaian diri yang sehat terhadap lingkungan merupakan salah satu prasyarat yang penting bagi terciptanya kesehatan jiwa/mental individu. Banyak individu yang menderita dan tidak mampu mencapai kebahagiaan dalam hidupnya karena ketidakmampuannya dalam menyesuaikan diri baik dengan kehidupan keluarga, sekolah, pekerjaan, maupun masyarakat pada umumnya (Fatimah, 2006:193).
Penyesuaian diri adalah usaha manusia untuk mencapai harmoni pada diri sendiri dan pada lingkungannya. Sehingga rasa permusuhan, dengki, iri hati, pransangka, depresi, kemarahan, dan lain-lain emosi negatif sebagai respon pribadi yang tidak sesuai dan kurang efisien bisa dikikis habis (Kartono, 2002:56). Sedangkan menurut Fatimah (2008: 198) penyesuaian diri adalah suatu proses alamiah dan dinamis yang bertujuan mengubah perilaku individu agar terjadi hubungan yang lebih sesuai dengan kondisi lingkungannya.
Menurut Sobur (2003: 527) penyesuaian diri adalah kemampuan untuk membuat hubungan yang memuaskan antara orang dan lingkungan. Ahli lain mengemukakan bahwa “penyesuaian diri berarti kemampuan untuk mempertahakan eksistensinya, dan memperoleh kesejahteraan jasmani dan rohani, dan dapat mengadakan relasi yang memuaskan tuntutan sosial (Endra, 2008: 45)
Penyesuaian diri adalah suatu proses yang mencakup respon mental dan tingkah laku, dimana individu berusaha untuk dapat berhasil mengatasi kebutuhan-kebutuhan dalam dirinya, ketegangan-ketegangan, konflik-konflik, dan frustrasi yang dialaminya, sehingga terwujud tingkat keselarasan atau harmoni antara tuntutan dari dalam diri dengan apa yang diharapkan oleh lingkungan dimana ia tinggal (Schneiders dalam Desmita, 2009:192). Menurut Hartinah (2008:121) penyesuaian diri merupakan salah satu bentuk interaksi yang didasari oleh adanya penerimaan atau saling mendekatkan diri.

Dari pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa penyesuaian diri dapat diartikan sebagai kemampuan individu dalam menghadapi perubahan yang terjadi dalam hidupnya, berprilaku sesuai dengan kondisi lingkungannya, memiliki hubungan yang harmonis dengan lingkungan. Kemampuan individu dalam menghadapi perubahan yang terjadi dalam hidupnya dapat dilihat dari kemampuan individu dan pemikiran yang positif untuk menerima perubahan atau peristiwa yang terjadi dalam hidupnya serta tidak mendapatkan dampak negatif pada dirinya akibat peristiwa yang dialaminya. 

Senin, 13 Januari 2014

Mi favourito


 Ini nih penampakan favoritku.. TOPAN ANGGARA.. lahir di Sumatera selatan pada tanggal 9 Juni 1990. anak tunggal dari pasangan bapak Iqbal dan Ibu Murni ... (anak kesayangan nihh ceritanya :D )




Kalo tiga foto diatas nih, penampakan kita,,  yah meskipun udah dua tahun menjalani komitmen, tapi tetep aja sampe sekarang gak pernah mesra,, hahhaaa... bukan nya apa sob, tapi kita emang gak bisa mesra kayak orang pacaran pada normalnya,, (hihihi) mesra nya kita itu yaa justru berantem nya :D


nahhh kalo foto terakhir diatas nihh,, foto nya dia dengan perut buncit nya,, oh no... tapi buncit nya yang buat suka.. :D ... yaa semoga sosok inilah yang nantinya akan menemani sisa-sisa umur saya dikedepan nya.. aminnn.....

hmmm... postingan ini postingan super iseng, berhubung lagi kangen.. jadi gini deh,, hihihii :D :D salam rindu mi favourito Topano Anggaro

Jumat, 11 Oktober 2013

Oktober Berjuang

yeahh sudah lama tak berkicau di blog nihh,,,
sekarang udah semester tujuh, mulai bersahabat sama yg namanya skripsi,,
doakan semua lancar yaa, biar bisa banggakan orang tua,,
dear blogilicious.. udah pindah kostan nih ceritanya, sekarang udah ngekost sendirian, woww banget,, nyaman dan menyenangkan,, Alhamdulillah nih tempatnya nyaman dan enak, gak nyesel lah :)
hari ini pengen bahas satu persatu nih, berhubung udah lama gak berceloteh :D

Pertama, Kehidupan :
sejauh ini sejak ngekost sendirian, banyak perubahan, nyaman, lebih leluasa, makan nya lebih teratur dan masak sesuka hati, pekerjaan rumah jadi banyak dan bisa belajar lebih mandiri, semua sesuai keinginan,,, top dah,,,, Alhamdulillah..

Kedua, Asmara :
22 Oktober ini moment ke 22bulan nya kita,, sekarang lebih dewasa, lebih mikir ke depan, apalagi udah hidup mandiri, jadi bisa lebih tegas, tapii udah jarang bareng2 sekarang,, soalnya udah pada mulai sibuk,, yah tapi gpp lah demi masa depan yang cerah. Sekarang jarang berantem, tp kalo berantem udah,, lebih mirip doi yg jadi korban bully,, hehehee,,, dy makin ngalah meskipun dengan sikapnya yg ga berubah, tapi so far makin lebih baik alhamdulillah... ohya, sekarang udah sama2 deket ma keluarga, yag tinggal sama ibu camer lagi msh jarang ketemu,, heheheh... smoga jadi awal yg baik buat kita kedepan nya, amin...

Ketiga, Keuangan :
wahhh untuk keuangan bingung mau bilang apa,, selama ngekost sendiri jadi lebih hemat untuk duit makan, soalnya jarang makan diluar,, hehehe... tapi nih berhubung semester tua, banyak bgt keperluan yang tak terduga,, ini itu banyakkk,,, jadi tetep pengeluaran makin besar,,, hihihi

Keempat, Kesehatan :
nahh looo kalo udah ngmong kesehatan bingung jelasin nya, yang jelas kemaren sempet tepar satu minggu, ampe banyak yg bilang kurusan, tapi sekarang alhamdulillah udah baikan, nafsu makan udah pulih kembali,, yaaa semoga kedepan sehat2 terusss,,, kan mau berjuang demi sebuah toga nih ceritanya,,

Kelima, Akademik :
nahhh ini yang buat mumet belakangan ini,, yag secara skg udah semesterr tujuh, udah ambil skripsi,, daftar target udah makin numpuk,, doakan semua target nya tercapai dan diberikan kekuatan dan kesabaran buat ngelewatin semua yang allah kasih ya... smoga WISUDA 111 UNSRI jadi wisuda gue,, aminnn

ok dear,, cukup deh buat kali ini,, lain kali disambung lagi yaa,,,, byebye,,,, thanks blogilicious...